Kebanyakan masyarakat sudah mulai berpikir lebih
praktis dengan mengalihkan budaya menunggu kue dengan melakukan
kegiatan-kegiatan yang dapat menambah incomenya dari usahanya sendiri. Dulu,
Setiap pelajar atau bahkan mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan di
Indonesia memiliki sebuah paradigma yang secara kebetulan mengakar dan bukan
saja menjadi bumerang dan kelemahan pendidikan di Indonesia, para
murid/mahasiswa dibentuk dengan pemikiran setelah lulus hanya jadi employee
atau secara harfiah dapat diartikan sebagai pegawai. Setiap orang menjadi
nyaman dengan keadaan tersebut dan beranggapan menjadi kaya sebagai hal yang
tabu.
Sebagai salah satu batu loncatan dalam hidup anda,
dalam hal ini saya ingin memperkenalkan konsep bagaimana kita berwirausaha.
Kematangan tidak dinilai dari berapa usia anda, sukses sejak muda adalah hal
yang mungkin. Kunci untuk mendapat sebuah keberhasilan diperoleh dari kerja
keras sedangkan kepandaian dan faktor lain hanyalah pendukung. Semakin sering
anda mengasah diri menjadi pengusaha , maka semakin besar peluang untuk menjadi
pengusaha sukses. Wirausahawan adalah orang yang memiliki seni dan ketrampilan
tertentu dalam menciptakan usaha atau bisnis yang baru dengan diperhadapkan
dengan resiko dan ketidakpastian dalam memperoleh keuntungan dan mengembangkan
bisnis dengan cara mengenali kesempatan dan memanfaatkan sumber daya yang
diperlukan.
Akhir-akhir ini, (ilmu) kewirausahaan mulai menjadi
alternatif. Dibanyak perguruan tinggi mulai memberikan porsi kurikulum
kewirausahaan yang cukup banyak. Dunia pendidikan mulai berpikir bahwa
kewirausahaan dapat menjadi jawaban atas kegagalan sistem pendidikan yang lebih
mengedepankan pada aspek teori. Ambil contoh, di Fakultas Ekonomi UIN Maliki
Malang, ilmu kewirausahaan mulai dikembangkan lebih intensif lagi, dosennya
tidak hanya mengajarkan teori tentang dan bagaimana kewirausahaan semata,
tetapi juga ada kuliah luar/praktek berwirausaha bagi mahasiswa yang mengambil
mata kuliah Kewirausahaan. Langkah nyata semacam ini diperlukan sebagai modal
bagi mahasiswa kedepan, dengan suatu harapan “teori ketergantungan” terhadap kue pemerintah.
Selanjutnya, Langkah apa saja yang dapat kita
lakukan untuk menjawab itu semua? Pertama, meningkatkan lapangan pekerjaan,
kedua, meningkatkan kualitas hidup, ketiga, meningkatkan pemerataan pendapatan,
keempat, memanfaatkan dan memobilisasi sumber daya untuk meningkatkan
produktivitas nasional, dan kelima, meningkatkan penerimaan pemerintah melalui
pajak.
Menurut beberapa pakar, pembangunan kewirausahaan
dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka banyak lapangan kerja
baru (Schumpeter,1971), melahirkan banyak kreativitas dan inovasi baru dalam
melakukan usaha maupun teknologi (Porter,1990), meningkatkan kualitas kompetisi
yang berujung pada nilai tambah bagi masyarakat (lumpkin dan Dess,1996),
menurunkan biaya dan waktu yang timbul akibat ketidakpastian (McGrath, 1992),
dan kesejahteraan yang pada dasarnya adalah sebuah created wealth (Porter,2004). Satu lompatan raksasa ditentukan oleh
langkah kecil yang anda ambil hari ini, sanggupkah anda menjadi entrepreneur.
Terinspirasi dari kreasi Mahasiswa FE UIN Malang
Angkatan 2007…selamat untuk kalian semua…teruskan Kreasimu…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar