FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG

Kamis, 14 Juni 2012

PENGEMBANGAN INTENSI BERWIRAUSAHA MELALUI BINGKAI METAFORA AMANAH DI PONDOK PESANTREN DI JAWA TIMUR

Absraks

Lembaga pendidikan mempunyai keprihatinan yang sangat besar dengan tingginya jumlah pengangguran, rendahnya minat kaum muda dalam berwirausaha dan terlebih lagi berdasarkan hasil survei Transparansi Internasional (TI) terbaru,  yang menunjukkan  bahwa pengusaha Indonesia cenderung memberi suap dalam berbisnis. Oleh sebab itu institusi pendidikan termasuk pesantren mempunyai kewajiban menyiapkan lulusannya agar mempunyai jiwa  entrepreneur yang bermoral, sehingga lulusannya mampu menjadi pelaku bisnis atau wirausahawan yang baik dan handal. Dalam penelitian ini akan dikaji faktor-faktor yang mempengaruhi intensi berwirausaha di pesantren, yaitu metafora amanah, sikap pribadi, persepsi norma sosial, persepsi kendali perilaku, dan menganalisis pengaruhnya masing-masing.
Populasi penelitian adalah para santri pondok pesantren di Jawa Timur yang mempunyai unit usaha yang cukup besar, yaitu tiga pesantren dengan sampel 128. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model persamaaan struktural (Structural Equation Modeling atau disingkat SEM).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren mampu menanamkan metafora amanah dengan baik, sehingga persepsi amanah para santri juga sangat baik, dan berpengaruh signifikan terhadap intensi berwirausaha melalui norma sosial dan persepsi kendali perilaku. Sikap pribadi yang menekankan keuntungan tidak terbukti berpengaruh terhadap intensi berwirausaha di kalangan santri.


Keyword : Intensi berwirausaha, metafora amanah

Tidak ada komentar: